Rabu, 11 November 2015

FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN PT. TANG MAS KOTA DEPOK DALAM UPAYA P4GN



DESKRIPSI GIAT :

Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan PT. Tang Mas Kota Depok merupakan kelanjutan dari kegiatan FGD Bidang P4GN yang sebelumnya telah dilaksanakan di PT. Tang Mas Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut para peserta yang sebelumnya telah dibagi menjadi 4 kelompok (masing-masing terdiri dari 5 orang) memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tempat tinggal masing-masing serta langkah-langkah apa yang perlu dilakukan guna menanggulangi apabila terjadi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tersebut. Dalam forum tersebut, terungkap kekhawatiran dari para pekerja, dimana sebagian besar sudah berkeluarga dan mempunyai anak, akan keselamatan anak-anaknya. Mereka berharap BNN Kota Depok lebih intensif lagi untuk melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah. Mereka juga berharap BNN Kota Depok juga turut menggandeng APINDO dalam rangka pencegahan bahaya Narkoba di lingkungan pekerja swasta. Menanggapi hal tersebut, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan apresiasinya terhadap saran dari para pekerja PT. Tang Mas Kota Depok. “Perlu adanya perhatian dan tindakan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik pemerintah, elemen masyarakat, maupun lingkungan pendidikan, sehingga akan tercipta “People Power Against Drugs” yang merupakan salah satu kekuatan dalam pelaksanaan P4GN.” pungkas Sunarto. Sebagai penutup, Purwoko selaku Narasumber kedua juga menyampaikan tentang pola hidup sehat di lingkungan keluarga serta program Rehabilitasi. “Dengan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan keluarga ataupun masyarakat, diharapkan dapat menghindarkan masyarakat, khususnya remaja, dari penyalahgunaan Narkotilka” papar Purwoko.

Selasa, 10 November 2015

FGD BIDANG P4GN DI LINGKUNGAN PT. TANG MAS KOTA DEPOK



DESKRIPSI GIAT :

Dalam rangka membentuk ketahanan keluarga, khususnya remaja di Kota Depok serta dengan kondisi penyalahgunaan Narkotika di Kota Depok yang sudah cukup Dalam rangka membentuk perilaku serta ketahanan masyarakat, khususnya para pekerja swasta di Kota Depok serta dengan kondisi penyalahgunaan Narkotika di Kota Depok yang sudah cukup mengkhawatirkan, BNN Kota Depok selaku focal point dalam hal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) mengadakan Kegiatan FGD Bidang P4GN dimana salah satu targetnya adalah di Lingkungan Pekerja Swasta, khususnya di PT. Tang Mas Kota Depok. Sebagai pembuka, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan hasil penelitian BNN Kota Depok dengan Puslitkes UI pada tahun 2012 yang menyatakan bahwa 6 dari 100 pelajar di Kota Depok telah menyalahgunakan Narkotika dan 3 diantaranya sudah masuk dalam kategori teratur pakai. “Kondisi tersebut tentunya perlu perhatian dan penanganan lebih lanjut, khususnya dari para orangtua. Karena keluarga merupakan benteng pertama anak dalam pencegahan penyalahgunaan Narkotika” jelas Sunarto. Lebih lanjut Sunarto juga menambahkan bahwa perlu adanya sinergitas antara orangtua, aparat instansi pemerintah, instansi swasta (dalam hal ini PT. Tang Mas Kota Depok), aparat penegak hukum dan BNN Kota Depok. “Karena P4GN tidak akan berjalan maksimal apabila hanya dilaksanakan oleh BNN Kota Depok atau tanpa kerjasama dengan semua elemen masyarakat.” Acara kemudian dilanjutkan oleh Ketut Ria Kusumawati selaku Narasumber kedua, dimana Ria sedikit menyampaikan akan deteksi dini penyalahguna Narkotika serta dampak penyalahgunaan Narkotika. Ria kemudian memandu peserta untuk membuat 4 (empat) kelompok, dimana nantinya tiap kelompok akan memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika di lingkungannya serta langkah apa saja yang telah dilakukan guna mengatasi penyalahgunaan Narkotika tersebut. Pemaparan dari tiap kelompok itu akan dilakukan pada kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan PT. Tang Mas Kota Depok.

Selasa, 06 Oktober 2015

FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN KELURAHAN CILANGKAP KOTA DEPOK DALAM UPAYA P4GN



DESKRIPSI GIAT :

Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Kelurahan Cilangkap merupakan kelanjutan dari kegiatan FGD Bidang P4GN yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kelurahan Cilangkap Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut para peserta yang sebelumnya telah dibagi menjadi 4 kelompok (masing-masing terdiri dari 5 orang) memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tempat tinggal masing-masing serta langkah-langkah apa yang perlu dilakukan guna menanggulangi apabila terjadi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tersebut. Dalam forum tersebut, terungkap bahwa di daerah Kelurahan Cilangkap pun sudah ada kasus penyalahgunaan Narkotika dan sudah memakan korban jiwa remaja-remaja. Sebagai langkah preventif, masyarakat di Kelurahan Cilangkap sudah membuat spanduk yang isinya berupa himbauan dan penolakan terhadap penyalahgunaan Narkotika di Kelurahan Cilangkap Menanggapi hal tersebut, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan apresiasinya terhadap langkah yang telah dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Cilangkap Kota Depok. “Perlu adanya perhatian dan tindakan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik pemerintah, elemen masyarakat, maupun lingkungan pendidikan, sehingga akan tercipta “People Power Against Drugs” yang merupakan salah satu kekuatan dalam pelaksanaan P4GN.” pungkas Sunarto. Sebagai penutup, Purwoko selaku Narasumber kedua juga menyampaikan tentang pola hidup sehat di lingkungan keluarga serta program Rehabilitasi. “Dengan menerapkan pola hidup sehat di lingkungan keluarga ataupun masyarakat, diharapkan dapat menghindarkan masyarakat, khususnya remaja, dari penyalahgunaan Narkotilka” papar Purwoko.

Senin, 05 Oktober 2015

FGD BIDANG P4GN DI LINGKUNGAN KELURAHAN CILANGKAP KOTA DEPOK



DESKRIPSI GIAT :

Dalam rangka membentuk ketahanan keluarga, khususnya remaja di Kota Depok serta dengan kondisi penyalahgunaan Narkotika di Kota Depok yang sudah cukup mengkhawatirkan, BNN Kota Depok selaku focal point dalam hal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) mengadakan Kegiatan FGD Bidang P4GN dimana salah satu targetnya adalah di Lingkungan Kelurahan, khususnya di Kelurahan Cilangkap Kota Depok. Sebagai pembuka, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan hasil penelitian BNN Kota Depok dengan Puslitkes UI pada tahun 2012 yang menyatakan bahwa 6 dari 100 pelajar di Kota Depok telah menyalahgunakan Narkotika dan 3 diantaranya sudah masuk dalam kategori teratur pakai. “Kondisi tersebut tentunya perlu perhatian dan penanganan lebih lanjut, khususnya dari para orangtua. Karena keluarga merupakan benteng pertama anak dalam pencegahan penyalahgunaan Narkotika” jelas Sunarto. Lebih lanjut Sunarto juga menambahkan bahwa perlu adanya sinergitas antara orangtua, aparat instansi pemerintah (dalam hal ini Kelurahan Cilangkap), aparat penegak hukum dan BNN Kota Depok. “Karena P4GN tidak akan berjalan maksimal apabila hanya dilaksanakan oleh BNN Kota Depok atau tanpa kerjasama dengan semua elemen masyarakat.” Acara kemudian dilanjutkan oleh Mia Marina selaku Narasumber kedua, dimana Mia sedikit menyampaikan akan deteksi dini penyalahguna Narkotika serta dampak penyalahgunaan Narkotika. Mia kemudian memandu peserta untuk membuat 4 (empat) kelompok, dimana nantinya tiap kelompok akan memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika di lingkungannya serta langkah apa saja yang telah dilakukan guna mengatasi penyalahgunaan Narkotika tersebut. Pemaparan dari tiap kelompok itu akan dilakukan pada kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan Kelurahan Cilangkap Kota Depok.

Rabu, 23 September 2015

FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN SMK YAPPA KOTA DEPOK DALAM UPAYA P4GN



DESKRIPSI GIAT :

Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan SMK Yappa Kota Depok merupakan kelanjutan dari kegiatan FGD Bidang P4GN yang sebelumnya telah dilaksanakan di SMK Yappa Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut siswa/i yang sebelumnya telah dibagi menjadi 4 kelompok (masing-masing terdiri dari 5 siswa/i) memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika, baik di lingkungan sekolah mereka maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing serta langkah-langkah apa yang perlu dilakukan guna menanggulangi apabila terjadi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tersebut. Dalam forum tersebut, ada saran dari siswa/i SMK Yappa Kota Depok untuk dilakukan tes urin secara berkala kepada siswa/i SMA di Kota Depok, khususnya di SMK Yappa Kota Depok dengan tujuan mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkotika di kalangan siswa/i SMK Yappa Kota Depok. Menanggapi hal tersebut, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan apresiasinya terhadap saran dari siswa/i SMK Yappa Kota Depok. “Perlu adanya perhatian dan tindakan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik pemerintah, elemen masyarakat, maupun lingkungan pendidikan, sehingga akan tercipta “People Power Against Drugs” yang merupakan salah satu kekuatan dalam pelaksanaan P4GN.” pungkas Sunarto. Sebagai penutup, Purwoko selaku Narasumber kedua juga menyampaikan tentang program Rehabilitasi, dimana para penyalahguna Narkotika pada dasarnya adalah korban yang harus direhabilitasi. Pemenjaraan atau pengkriminalan bukan jalan terbaik karena tidak akan mengurangi jumlah penguna Narkotika.

Selasa, 22 September 2015

FGD BIDANG P4GN DI LINGKUNGAN SMK YAPPA KOTA DEPOK



DESKRIPSI GIAT :

Dalam rangka membentuk perilaku remaja, khususnya pelajar SLTA di Kota Depok serta dengan kondisi penyalahgunaan Narkotika di Kota Depok yang sudah cukup mengkhawatirkan, BNN Kota Depok selaku focal point dalam hal Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) mengadakan Kegiatan FGD Bidang P4GN dimana salah satu targetnya adalah di Lingkungan Pendidikan, khususnya di SMK Yappa Kota Depok. Sebagai pembuka, Sunarto selaku Narasumber pertama mengungkapkan hasil penelitian BNN Kota Depok dengan Puslitkes UI pada tahun 2012 yang menyatakan bahwa 6 dari 100 pelajar di Kota Depok telah menyalahgunakan Narkotika dan 3 diantaranya sudah masuk dalam kategori teratur pakai. “Kondisi tersebut tentunya perlu perhatian dan penanganan lebih lanjut, khususnya dari para orangtua. Karena keluarga merupakan benteng pertama anak dalam pencegahan penyalahgunaan Narkotika” jelas Sunarto. Lebih lanjut Sunarto juga menambahkan bahwa perlu adanya sinergitas antara orangtua, aparat instansi pemerintah, aparat penegak hukum dan BNN Kota Depok. “Karena P4GN tidak akan berjalan maksimal apabila hanya dilaksanakan oleh BNN Kota Depok atau tanpa kerjasama dengan semua elemen masyarakat.” Acara kemudian dilanjutkan oleh Ria selaku Narasumber kedua, dimana Ria sedikit menyampaikan akan deteksi dini penyalahguna Narkotika serta dampak penyalahgunaan Narkotika. Mia kemudian memandu peserta untuk membuat 4 (empat) kelompok, dimana nantinya tiap kelompok akan memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika di lingkungannya serta langkah apa saja yang telah dilakukan guna mengatasi penyalahgunaan Narkotika tersebut. Pemaparan dari tiap kelompok itu akan dilakukan pada kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan SMK Yappa Kota Depok.

Jumat, 04 September 2015

FASILITASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI LINGKUNGAN SMA NEGERI 1 KOTA DEPOK DALAM UPAYA P4GN



DESKRIPSI GIAT :

Kegiatan Fasilitasi Pemberdayaan Masyarakat di Lingkungan SMA Negeri 1 Kota Depok merupakan kelanjutan dari kegiatan FGD Bidang P4GN yang sebelumnya telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Depok. Dalam kegiatan tersebut siswa/i yang sebelumnya telah dibagi menjadi 4 kelompok (masing-masing terdiri dari 5 siswa/i) memaparkan kondisi penyalahgunaan Narkotika, baik di lingkungan sekolah mereka maupun di lingkungan tempat tinggal masing-masing serta langkah-langkah apa yang perlu dilakukan guna menanggulangi apabila terjadi penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tersebut. Dalam forum tersebut, ada saran dari siswa/i SMA Negeri 1 Kota Depok untuk dilakukan tes urin secara berkala kepada siswa/i SMA di Kota Depok, khususnya di SMA Negeri 1 Kota Depok dengan tujuan mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkotika di kalangan siswa/i SMA Negeri 1 Kota Depok. Menanggapi hal tersebut, Rudy Hartono selaku Narasumber pertama mengungkapkan apresiasinya terhadap saran dari siswa/i SMA Negeri 1 Kota Depok. “Perlu adanya perhatian dan tindakan yang sungguh-sungguh dari semua pihak, baik pemerintah, elemen masyarakat, maupun lingkungan pendidikan, sehingga akan tercipta “People Power Against Drugs” yang merupakan salah satu kekuatan dalam pelaksanaan P4GN.” pungkas Rudy. Sebagai penutup, Engkos Kosidin selaku Narasumber kedua juga menyampaikan tentang program Rehabilitasi, dimana para penyalahguna Narkotika pada dasarnya adalah korban yang harus direhabilitasi. Pemenjaraan atau pengkriminalan bukan jalan terbaik karena tidak akan mengurangi jumlah penguna Narkotika.